Perkembangan Pandangan Geografi
- Pandangan Geografi Klasik
- Pandangan Geografi Modern (Abad Ke-18)
- Pandangan Geografi Akhir Abad Ke-19
Pandangan
geografi akhir abad ke-19 menitik beratkan pada bentang alam dalam hubungannya
dengan iklim dan kehidupan. Tokoh pandangan ini adalah Friedrich Ratzel (1844-1904). Ratzel mempelajari pengaruh
lingkungan fisik terhadap kehidupan manusia. Menurutnya alam sangat menentukan
kehidupan manusia- Pandangan Geografi Abad Ke-20
- Pandangan Geografi Mutakhir
Refrensi
Buku Geography (Yudhistira Year X)
Model dan Teori Atom Modern
Berdasarkan teori mekanika kuantum, keberadaan elektron dalam lintasan tidak dapat ditentukan dengan pasti, yang dapat diketahui hanya daerah kebolehjadian ditemukan elektron. Teori tersebut dikemukakan oleh ahli fisika Jerman, Werner Heinsenberg yang dinamakan prinsip ketidakpastian Heinsenberg.
Persamaan gelombang de Broglie dan prinsip ketidakpastian Heisenberg dijadikan dasar oleh Erwin Schrodinger saat merumuskan persamaan Schrodinger. Persamaannya adalah sebagai berikut :
Menurut Heisenberg, elektron yang bergerak menimbulkan perubahan dalam posisi dan momentum setiap saat sehingga posisi dan kecepatan elektron yang sedang bergerak secara bersama-sama tidak dapat diukut dan dilakukan secara tepat.
Refrensi
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Model dan Teori Atom Bohr
Model dan Teori Atom Bohr. Pada tahun 1913, Niels Bohr menyempurnakan teori Rutherford dengan menerapkan teori kuantum Planck dan Einstein. Menurut Bohr, gerakan yang dijelaskan pada gambar berikut :
![]() | |
| (a) Tingkat energi yang dilintasi elektron sesuai teori Planck dan Einstein |
![]() |
| (b) |
Amati gambar diatas. Tiap tingkatan enegi akan diisi oleh sejumlah elektron tertentu. Menurut Bohr, jumlah elektron maksimal setiap tingkat adalah 2n². Misal, pada tingkat energi 1, jumlah elektron maksimalnya adalah 2 x 1² = 2 elektron. Jumlah elektron maksimal pada tingkat 2 adalah 2 x 2² = 8 elektron, dan seterusnya.
Huruf K, L, M, dan seterusnya menyatakan lintasan atau orbit elektron pada setiap tingkat. Tingkat 1 (n = 1) disebut orbit K, n = 2 disebut L, dan seterusnya. Elektron yang jatuh dari tingkat energi rendah ke tinggi akan menyebabkan eksitasi elektron sehingga menyebabkan penyerapan energi yang menghasilkan warna-warni tertentu yang sangat indah.
Secara ringkat teori yang dikemukan Neils Bohr (teori atom Bohr) dapat dipahami sebagai berikut :
a. Elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi (kulit) tertentu
b. Elektron dapat berpindah dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain.
- Apabila dari tingkat energi rendah ke tinggi, disebut eksitasi. Hal itu dicapai dengan cara menyerap energi.
- Apabila dari tingkat energi tinggi ke rendah, disebut deeksitasi. Hal itu dicapai dengan cara pemancaran energi.
Dalam model atomnya, Bohr mengibaratkan pergerakan elektron mengelilingi inti atom seperti pergerakan planet mengelilingi matahari. Akan tetapi, teori atom Bohr memiliki kelemahan yaitu tidak dapat menerangkan spektrum atom yang lebih rumit (nomor atom lebih dari 1) dan tidak dapat menjelaskan adanya modifikasi pengaruh medan magnet dalam atom H.Refrensi
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Penemuan Neutron oleh Chadwick
Penemuan Neutron oleh Chadwick. Percobaan Rutherford yang berhasil menemukan proton dan inti atom masih menyimpan misteri. Jika atom tersusun atas proton dan elektron, jumlah massa proton dan elektron seharusnya sama dengan massa atom. Namun, fakta saat itu justru memberikan informasi bahwa jumlah massa proton dan elektron lebih kecil dari massa atom.
Para ilmuan menduga dalam inti atom masih terdapat partikel dengan muatan netral dan beratnya merupakan selisih antara massa atom dan jumlah massa proton dan elektron. Dua puluh tahun kemudian, misteri itu akhirnya terkuak, James Chadwick, seorang ilmuan Inggris berhasil menemukan partikel neutron pada tahun 1932.
- Tidak bermuatan karena sinar neutron dalam medan listrik ataupun medan magnet tidak dibelokkan ke kutub positif dan negatif.
- Mempunyai massa yang hampir sama dengan massa atom, yaitu 1,675 x 10-24 g atau 1,0087 sma.
Refrensi
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Penemuan Inti Atom Rutherford
Penemuan Inti Atom Rutherford. Pada waktu yang hampir bersamaan dengan percobaan Thomson, empat orang fisikawan, yaitu Henri Becqurel, Marie Curie, Pierre Curie, dan Ernest Rutherford meneliti keradioaktifan. Ada tiga jenis partikel sinar radioaktif, yaitu partikel alfa (α) bermuatan positif, partikel beta (β) bermatan negatif dan gamma (γ) yang tidak bermuatan.
Pada tahun 1906, Ernest Rutherford bersama mahasiswanya Geiger dan Marsden meneliti radiasi dari uranium, radium, dan radioaktif lain yang memancarkan sinar α, β dan γ. Radioaktif tersebut disimpan dalam kotak timbel dengan lubang yang sangat kecil sihingga sinar α dalam kotakakan terpancar. Pancaran sinar α digunakan untuk menembak lempeng emas tipis sehingga eksperimen tersebut dikenal dengan eksperimen lempeng tipis emas. Sebagian besar sinar α diteruskan, hanya sedikir yang dipantulkan.
![]() |
| Image source : google.co.id |
Setiap atom mempunyai suatu pusat kecil atau inti. Peluang partikel α mendekati inti sangat kecil karena ukurannya yang sangat kecil. Artinya, inti akan menolak partikel α karena inti bernuatan positif seperti partikel α.
Kesimpulan :
- Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan elektron-elektron bermuatan begatif yang beredar mengelilingi inti atom
- Atom bersifat netral sehingga jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron yang mengelilingi inti atom.
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Model dan Teori Atom Rutherford
Model dan Teori Atom Rutherford
Sebelum elektron ditemukan oleh J.J Thomson, E. Goldstein menerangkan adanya berkas sinar yang berfluorisesi pada permukaan dalam tabung sinar katode yang melaju lewat lubang - luang dalam tabung dan bergerak menuju ujung lain dari tabung yang bermuatan negatif.
Artinya, terdapat sinar bermuatan positif bergerak dalam tabung tersebut. Peristiwa terbentuknya terusan dijelaskan oleh Goldstein sebagai berikut :
![]() |
| Diagram eksperimen Goldstein |
Refrensi
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Berapa Massa yang Dimiliki Elektron?
Berapa Massa yang Dimiliki Elektron? Percobaan J.J. Thomson tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Thomson hanya berhasil menentukan muatan elektron dan memperkirakan bahwa massa elektron lebih kecil dari pada massa atom. Akhirnya pertanyaan itu dapat dijawab oleh Robert Millikan pada tahun 1909.
Millikan melakukan percobaan tetes minyak. Minyak disemprotkan hingga tetesan minyak jatuh melalui celah yang terdapat pada pelat bagian atas, tetesan minyak memasuki ruang diantara dua pelat logam yang dipasang sejajar.
Jika molekul gas (misal Helium) yang diletakkan di antara kedua pelat itu disinari dengan sinar-X, maka gas He akan melepaskan elektron. Elektron kemudian diikat oleh tetesan minyak.
![]() |
| Percobaan tetes minyak Millikan |
Refrensi
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Model dan Teori Atom J.J Thomson
Pada percobaannya, Thomson memakai tabung kaca. Dengan menggunakan pompa vakum, tekanan udara dalam tabung dibuat sangat rendah. Pada kedua ujung tabung tersebut dipasang pelat logam.
Kedua pelat logam tersebut kemudian dihubungkan dengan sumber arus bertegangan tinggi sehingga pelat logam berfungsi sebagai elektode. Elektode yang dihubungkan dengan kutub positif dinamakan anode, sedangkan elektrode yang dihubungkan dengan kutub negatif dinamakan katode. Tabung tersebut dinamakan tabung sinar katode.
![]() |
| Tabung sinar katode |
Thomson memasang medan magnet pada jalannya berkas sinar. Ternyata, hal ini mengakibatkan terjadinya pergeseran sinar pada dinding tabung. Posisi pergeseran dicatat. Medan listrik searah dipasang pada pelat untuk melawan magnet yang telah ditetapkan. Besar medan listrik diatur agar sinar yang telah bergeser akibat medan magnet kembali pada posisi semula.
![]() |
| Rancangan percobaan sinar katode Thomson |
Selanjutnya Thomson menghitung dan membandingkan nilai muatan partikel (e) dan massa (m), sehingga diperoleh e/m sebagai berikut :
Nilai tersebut ternyata sama untuk semua gas. Berarti sinar katode yang dihasilkan setiap gas adalah sama.
| Pengamatan | Kesimpulan |
Dalam medan magnet, sinar katode dibalikkan | Sinar katode bermuatan |
| Dalam medan listrik, sinar katode tertarik oleh lempeng logam positif, tetapi ditolak oleh lempeng negatif. | Sinar katode bermuatan negatif |
| Sinar katode yang dihasilkan oleh setiap gas identik | Sinar katode bermuatan materi |
Sinar katode yang ditemukan Thomson disebut elektron. Dengan penemuan tersebut, Thomson mengemukakan model atom tersebar dalam bola tersebut. Penelitian J.J Thomson tersebut menjadi ilham dalam perancangan alat spektroskopi massa. Alat tersebut digunakan untuk menentukan berat atom dan molekul.
Refrensi
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Model dan Teori Atom Dalton
- Atom adalah bagian terkecil dari suatu zat.
- Atom berbentuk bola sederhana yang sangat kecil, tidak dapat dibelah, diciptakan, ataupun dimusnahkan.
- Unsur yang sama mengandung atom-atom yang sama.
- Atom - atom dari unsur yang berbeda dapat bergabung menyusun senyawa dengan perbandingan tetap.
- Atom- atom bergabung membentuk senyawa dengan angka dan perbandingan yang bulat dan sederhana.
![]() |
| Model atom Dalton berbentuk bola buat dan padat |
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Teori Atom Democritus
![]() |
| Democritus |
Menurut Democritus :
Jika sebuah batu dibelah dua, kemudian setiap hasil pembelahan tersebut dibelah kembali, dan demikian seterusnya hingga tidak dapat dibelah lagi, setiap belahan batu mempunyai sifat yang sama dengan batu asal.Democritus menyebut bagian dari belahan batu yang paling kecil itu dengan istilah atomos (A = tidak, TOMos = dipotong-potong), yang artinya "invisible" (tidak terlihat). Berdasarkan teori Democritus, atom yang menyusun setiap zat berbeda satu sama lain.
Namun Teori Atom Democritus tersebut ditolak oleh Aristoteles dan Plato, dua orang filusuf Yunani kuno terkemuka lainnya. Aristoteles lebih menyetujui teori Empedokles yang dikemukakan pada 432 SM. Menurut Empedokles, batu tersusun atas api, air, tanah, dan udara.
Aristoteles juga melengkapi pendapat Empedokles bahwa keempat unsur penyusun zat, yaitu api, air, tanah, dan udara dapat diubah ke bentuk lainnya. Meskipun pendapat Aristoteles itu salah, masyarakat Yunani lebih mengikuti pendapat Aristoteles dibandingkan Democritus.
![]() | ||
| Bagian penyusun unsur menurut Empedokles |
Buku Chemistry (Yudhistira Year X)
Pengertian Recounts Teks & Contohnya
Recount Teks adalah teks yang menceritakan kembali suatu peristiwa yang telah terjadi pada masa lalu.
- Struktur Recount Teks:
a. Orientation : Berisi pendahuluan tentang peritiwa yang terjadi, tokoh yang terlibat, tempat, serta waktu peristiwa itu terjadi.
b. Events : Berisi jalinan peristiwa / kejadian yang ada dalam cerita pengalaman tersebut.
c. Re-orientation : Berisi tentang rangkuman / penutup cerita
- Ciri - Ciri Recount Teks :
a. Menggunakan past tense
b. menggunakan kata hubung (conjunction), misalnya : then, before, aftar
- Contoh Recount Teks :
Last year I joined the Chicago Marathon, my first marathon. I had to run 26,2 miles to complete it. It is hard but I learned valuable things from joining it.
At first, I just wanted to get experience of joining a marathon. I though it would be one life time experience. After finishing it, I was changed my mind. I wanted to join another one. I was interested to complete at least one more marathon and improve my time. I also experienced a good feeling between participants and the spectators, than made me happy. It was very wonderful thing for me. So I decided that I had to join another marathon the following year because I was not satisfied with this first one.
Refrensi
Buku Detik - Detik Unas B.Inggris tahun 2010/2011
Pengertian Report Teks & Contohnya
Struktur Report Teks :
a. General Classification, pengantar tentang sesuatu fenomena yang akan dibahas
b. Description, menerangkan sesuatu yang dibahas meliput bagian - bagian, kualitas, dan perilaku
Ciri - Ciri Report Teks :
a. Menggunakan 'simple present tense' kecuali apabila yang dibahas sudah punah menggunakan 'past tense'
b. Menggunakan 'action verb' (kata kerja tindakan)
Contoh :
![]() |
| Image source : google.com |
Buku Detik - Detik Unas B.Inggris tahun 2010/2011
Dampak Positif & Negatif Kegiatan Impor
- Dampak Positif Impor
1. Meningkatkan kesejahteraan konsumen
Dengan adanya impor barang - barang konsumsi, masyarakat Indonesia biasa menggunakan barang yang tidak dapat dihasilkan di dalam negeri
2. Meningkatkan industri dalam negeri
Dengan adanya impor, kita mendapat kesempatan untuk mengimpor barang - barang modal, baik yang berupa mesin industri maupun bahan baku yang memungkinkan kita untuk megembangkan suatu industri.
3. Alih teknologi
Dengan adanya impot memungkinkan terjadinya alih teknologi. Secara bertahap negara kita mencoba mengembangkan teknologi modern untuk mengurangi ketertinggalan kita dengan bangsa yang sudah maju.
- Dampak Negatif Impor
1. Menciptakan persaingan bagi industri dalam negeri
Selain akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan industri dalam negeri melalui impor barang - barang modal, namun bisa terjadi sebalikya, industri kita tidak berkembang karena menghadapi pesaing - pesaing di luar negeri.
2. Menciptakan pengangguran
Dengan mengimpor barang dari luar negeri berarti kita tidak mempunyai kesempatan untuk memproduksi barang - barang tersebut. Sama artinya kita telah kehilangan kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan yang tercipta dari proses memproduksi barang tersebut.
3. Konsumerisme
Konsumsi berlebihan terutama untuk barang - barang mewah merupakan salah satu dampak yang dapat diciptakan dari adanya kegiatan impor barang.
Dampak Positif & Negatif Kegiatan Ekspor
- Dampak Positif Ekspor
1. Memperluas lapangan pekerjaan
Dengan adanya ekpor, suatu industri akan memperluas usaha yang memungkinkan terserapnya tenaga kerja dalam industri tersebut.
2 Meningkatkan cadangan devisa
Ekspor akan menjadi sumber devisa yang akan digunakan untuk membiayai kegiatan impor Indonesia.
3. Memperluas pasar
Dengan adanya ekspor akan memberi keleluasaan bagi industri - industri nasional untuk memasarkan barangnya ke seluruh dunia.
- Dampak Negatif Ekspor
1. Menimbukan kelangkaan barang di dalam negeri
Tanpa pengaturan yang baik, ekspor bisa menimbulkan kelangkaan barang di dalam negeri.
2. Menyebabkan eksploitasi besar - besaran sumber daya alam
Dengan adanya ekspor akan menyebabkan eksploitasi besar besaran terhadap sumber daya alam yang kita miliki.
Barisan dan Deret Aritmatika kelas 9
a. Barisan dan Deret Aritmatika
Barisan aritmatika adalah barisan bilangan yang setiap suku, kecuali suku pertama, diperoleh dari suku sebelumnya ditambah dengan bilangan tetap.
Bentuk umum barisan aritmatika yaitu :
a, a + b, a + 2b, a + 3b, a + 4b, ........,Contoh :
Rumus suku ke-n barisan aritmatika
Un = a + (n - 1)bketerangan :
Un = Nilai dari suku ke-n
a = suku ke-1
n = suku yang dicari
b = beda
Contoh Soal :
1.Tentukan nilai suku ke-56 dari baris bilangan 5,7,9,11,13, .....
Jawaban :
Un = a + (n - 1)b
Un = 5 + (56 - 1)2
Un = 5 + (55) . 2
Un = 5 + 110
Un = 115
2. Tentukan urutan suku terakhir dari baris bilangan 2,6,10,14,18.......,114
Jawaban :
Un = a + (n - 1)b
114 = 2 + (n - 1)4
114 = 2 + 4n - 4
116 = 4n
29 = n
Rumus jumlah n suku pertama deret aritmatika
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)keterangan :
Sn = jumlah seluruh suku yang dikendaki (a - n)
Nilai suku ke-n bisa dicari dengan :
Un = Sn - Sn-1
Contoh Soal :
Suatu ruangan di barisan pertama terdapat 10 kursi. Sedangkan di barisan kedua terdapat 3 kursi lebih banyak daripada kursi didepannya. Begitu pula barisan kursi lainnya. Jika dalam ruangan tersebut terdapat 25 baris, tentukan jumlah seluruh kursi yang ada di ruangan tersebut.
Jawaban :
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)
Sn = 25/2 (2.10 + (25 - 1)3)
Sn = 25/2 (20 + 24 . 3)
Sn = 25/2 (20 + 72)
Sn = 25/2 (92)
Sn = 1150
Aritmatika Sosial
Aritmatika Sosial adalah bidang atau cabang ilmu matematika yang mempelajari tentang matematika pada kehidupan sosial.
- Harga Pembelian, Harga Penjualan, Untung, dan Rugi
1) Harga pembelian (Hb) adalah nilai uang untuk membeli barang.
2) Harga penjualan (Hj) adalah uang yang diterima pedagang dari hasil menjual barang.
3) Untung (U) akan diperoleh jika Hb < Hj.
U = Hb - Hj
4) Rugi (R) akan dialami jika Hb > Hj.
5) Impas (tidak untung & tidak rugi) terjadi bila Hb = Hj.
6) Presentase untung / rugi terhadap harga pembelian :
Soal 1:
Pak Messi membeli motor seharga 12.500.000,- Kemudian Pak Messi menjual motor tersebut seharga 14.000.000,- Berapakah presentase keuntungan yang diterima Pak Messi?
Jawaban :
Soal 2
Pak Messi membeli notebook seharga 3.750.000,- Jika Pak Messi menghendaki untung 5%, berapakah harga jual notebook Pak Messi?
Jawaban :
- Rabat, Bruto, Tara, Netto, dan Bunga
1) Potongan harga (rabat, diskon)
Rabat adalah potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada pembeli. Rabat biasanya dinyatakan dengan presentase (%).
Harga bruto : harga yang seharusnya dibayar
Harga netto : harga yang dibayar setelah dipotong diskon
Diskon : harga bruto - harga netto
2) Potongan jumlah / berat yang biasa disebut potongan tara (pembungkus)
Bruto= netto + tara
Neto= bruto - tara
Tara = bruto - neto
3) Bunga bank / jasa
Bunga biasanya diberikan sejumlah x % pertahun.
Contoh :
Jika tabungan / modal Rp. 5.000.0000,- ditabung di bank dengan bungan 7,5% pertahun maka :
Contoh Notice Text & Maksudnya
Contoh Notice Text :
Authorized Personnel Only
![]() |
| Notice Text |
Hanya personil yang berwewenang saja yang boleh masuk.HAZARDOUS AREA
NO SWIMMING
![]() |
| Notice Text II |
Tempat tersebut sangat berbahaya. Sehingga dilarang untuk berenang.NO TRESPASSING
![]() |
| Notice Text III |
Maksud dari notice text No Trespassing adalah :
Dilarang masuk tanpa izin.
Perpajakan : Penggolongan Pajak
1. Berdasarkan pihak yang memungut pajak
a. Pajak Pusat
Pajak Pusat adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan digunakan untuk membiayai rumah tangga negara.
Contohnya : Pajak penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
b. Pajak Daerah
Pajak Daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai rumah tangga daerah.
Contohnya : Pajak reklame, Pajak hiburan, Pajak kendaraan bermotor, Pajak pemanfaatan air tanah, Pajak penerangan, dll
2. Berdasarkan Sifatnya
a. Pajak Subjektif
Pajak Subjektif adalah pajak yang dikenakan kepada orang yang
menerima penghasilan tidak berpengaruh dari mana penghasilannya.
Contohnya :
Pajak penghasilan (PPh)
b. Pajak Objektif
Pajak objektif adalah pajak yang dikenakan atas bendannya yang kemudian dicari subjeknya.
Contohnya : Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
3. Berdasarkan Cara Pembebanan Pajak
a. Pajak Langsung
Pajak Langsung adalah jenis pajak yang langsung ditanggung oleh wajib pajak dan beban pajak tidak bisa dilimpahkan ke pihak lain.
Contohnya : Pajak penghasilan (PPh)
b. Pajak tidak Langsung
Pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dilimpahkan kepada pihak lain.
Contohnya : Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM)
Pengertian, Ciri dan Fungsi Pajak
- Pengertian Pajak
Pajak adalah pembayaran wajib kepada pemerintah dan diatur dalam undang - undang yang tidak mendapatkan balasan jasa secara langsung.
Berdasarkan pengertian pajak tersebut, menunjukkan beberapa ciri - ciri pajak antara lain :
- Merupakan iuran rakyat kepada negara
- Digunakanuntuk membiayai pengeluaran negara
- Dipungut berdasarkan perundang - undangan
- Tidak ada imbalan secara langsung
- Pembayaran bersifat wajib sehingga pembayarannya dapat dipaksakan
1. Fungsi pertumbuhan ekonomi
Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara diluar migas yang dapat mendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi
2. Fungsi keadilan sosial
Pajak sebagai sarana untuk memajukan keadilan sosial dengan pemerataan pendapatan
3. Fungsi pengatur kegiatan perekonomian nasional
Pajak berfungsi sebagai saran untuk mengatur kegiatan perekonomian nasional. Yaitu produksi, konsumsi, distribusi, impor, ekspor, dll
4. Fungsi stabilitas perekonomian
Dengan adanya pajak, pemerintah memilik dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga, sehingga inflasi dapat dikendalikan.
![]() |
| Ilustrasi bayar pajak |
Letak Negara Indonesia
Secara astronomis Indonesia terletak di antara 6º LU - 11º LS dan 95 BT - 141º BT.
Dengan letak tersebut, berarti Indonesia berada di lintang rendah (di sekitar khatulistiwa), dan terletak di daerah tropis (di antara 23 ½º garis Lintang Utara atau tropic of cancer dan 23 ½º garis Lintang Selatan atau tropic of capricorn.
Letak Indonesia di daerah lintang rendah mengakibatkan terjadinya :
a. Hujan puncak atau hujan zenithal (hujan naik khatulistiwa), yaitu udara panas naik membumbung tinggi membentuk awan kumulus da kemudian menimbulkan hujan.
b. Batauan akan lebih cepat lapuk (pelapukan secara kimiawi)
c. Beraneka ragamnya jenis hewan dan tetumbuhan
Letak Indonesia di daerah tropis mengakibatkan lamanya siang dan malam tidak berselisih banyak, sehingga panas udaranya sepanjang tahun rata - rata 26º C. Lamanya penyinaran matahari menyebabkan tingkat penguapan tinggi, sehingga udara selalu lembab, dan curah hujan rata - rata 2.000 mm/tahun.
Akibat letak astronomis tersebut, tanah air kita hanya mengenal dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Di Indonesia kehidupan pertanian, peternakan, dan perikanan dapat berlangsung sepanjang tahun, sebab tidak ada musim dingin.
![]() |
| Image source : google.com |
Letak Indonesia di antara dua samudera menyebabkan Indonesia dipengaruhi oleh iklim laut yang sangat menguntungkan bagi hewan dan tumbuhannya. Disamping itu, Indonesia juga diapit oleh dua benua yang menyebabkan negara kita mempunyai iklim muson, yaitu musim kemarau dan musim penghujan yang sangat menguntungkan bagi tanaman pertanian dan perkebunan seperti padi, kacang - kacangan, tembakau, tebu, teh, kopi dan karet.
Refrensi
Buku Geografi Kelas 2 Semester 3 SMA Edisi 1989










































